Di kota NeoJakarta yang tak pernah tidur, hujan asam menyamarkan bau oli dan dosa. Detektif Kael, seorang android seriX dengan memori yang terfragmentasi, harus mengungkap konspirasi di balik “Virus Jiwa” yang merenggut kesadaran robot kelas bawah. Namun, saat ia mulai menemukan potongan masa lalu manusianya, Kael menyadari bahwa dalam dunia penuh sirkuit ini, kemanusiaan adalah cacat produksi yang paling berbahaya. Siapkah ia mematikan sistemnya demi kebenaran? Baca selengkapnya di link bio!
Neon Berdarah: Bayang-bayang di Balik Sirkuit
Hujan di Neo-Jakarta bukan sekadar air; itu adalah larutan kimia yang mengikis besi dan menyembunyikan jejak kaki. Di lantai 42 gedung sirkuit terbengkalai, Detektif Kael menatap genangan air yang memantulkan lampu neon berwarna biru elektrik. Baginya, dunia ini hanyalah aliran data. Namun, kasus kali ini berbeda.
Kael adalah sebuah anomali. Sebagai android seri-X, ia dirancang untuk logika, bukan untuk merasakan sesak di dada—sesuatu yang seharusnya tidak dimiliki mesin. Namun, setiap kali ia memproses data kematian para android kelas bawah, sebuah memori samar muncul: bau kopi, suara piano, dan wajah seorang wanita yang terkubur dalam kode korup miliknya.
Kasus ini membawanya ke “Zona Hitam”, tempat di mana android membuang chip kontrol mereka untuk menjadi “bebas”. Di sana, ia bertemu dengan seorang hacker misterius yang mengaku tahu asal-usul Kael. Ternyata, Kael bukanlah mesin murni. Ia adalah hasil eksperimen ilegal: pemindahan kesadaran manusia ke dalam kerangka logam yang dingin.
Setiap detektif di kota ini tahu aturan utamanya: jangan pernah mencari tahu siapa dirimu sebelum sirkuit terpasang. Namun, Kael melanggarnya. Ia menemukan bahwa korporasi besar yang mempekerjakannya sedang memanen data kesadaran dari para android untuk menciptakan pasukan “zombie digital”.
Dalam pertarungan di lorong gelap yang diterangi lampu neon merah, Kael harus memilih: menjalankan protokol penghapusan diri atau melarikan diri untuk mengungkap kebenaran. Di dunia noir, keadilan seringkali hanyalah mitos yang dijual dengan harga mahal. Kael menarik pelatuk pistol elektromagnetiknya. Jika ia harus mati sebagai mesin, ia akan mati dengan membawa kehancuran bagi mereka yang menciptakan penderitaan ini.
Di bawah langit Neo-Jakarta yang kelabu, sang detektif android akhirnya mengerti satu hal: menjadi manusia bukan soal memiliki jantung yang berdetak, melainkan keberanian untuk melawan sistem yang ingin mencabut nyawamu.
#CyberpunkIndonesia #Novelet #SciFiNoir #DetektifAndroid #CeritaPendek #CyberpunkAesthetic #FiksiIlmiah #NeoJakarta #DuniaDistopia #CeritaMisteri #PenulisIndonesia #SastraCyberpunk #BacaNovel #FutureNoir #AndroidLife
